HERALD.ID- Hasil survei sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di posisi paling unggul di sisi elektabilitas memicu kecurigaan publik.

Sejumlah pihak menilai bahwa hasil survei tersebut sengaja dimanipulasi agar Pilpres hanya berjalan satu putaran saja.

Hal ini dibahas dalam podcast Trust Podcast yang dipandu oleh Mel Jackson pada Rabu, 25 November 2023.

Dalam podcast tersebut, Direktur Eksekutif STR Indonesia Azari Ardanil dan analis politik Ipsos Public Affairs Arif Nurul Iman turut hadir sebagai narasumber.

Azari Ardanil mengungkapkan bahwa hasil survei yang menempatkan Prabowo-Gibran di posisi unggul memang perlu dikaji lebih lanjut.

Menurutnya, survei tersebut perlu dilakukan secara berkala untuk melihat apakah memang ada tren kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran.

“Kalau hanya dilakukan satu kali, bisa jadi hasil survei tersebut tidak valid,” kata Azari.

Arif Nurul Iman juga menyampaikan kekhawatirannya terkait dengan hasil survei yang dimanipulasi untuk kepentingan politik. Menurutnya, hal ini bisa merusak suasana demokrasi di Indonesia.

“Lembaga survei harus lebih transparan dalam mengungkapkan metodologi dan sebaran respondennya,” kata Arif. Kecurigaan publik terhadap hasil survei ini juga dipicu oleh peran ganda yang dimainkan oleh beberapa lembaga survei.

Selain sebagai lembaga survei, beberapa lembaga survei juga merangkap sebagai konsultan politik. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa hasil survei tersebut sengaja digunakan untuk memenangkan salah satu calon.

Azari Ardanil menegaskan bahwa STR Indonesia tidak pernah merangkap sebagai konsultan politik. Menurutnya, STR Indonesia selalu menjaga obyektivitas dalam melakukan survei.

“STR Indonesia adalah lembaga survei yang independen,” kata Azari.

Sementara itu, Arif Nurul Iman mengimbau kepada publik untuk tidak mudah terprovokasi oleh hasil survei yang dimanipulasi. Menurutnya, masyarakat harus tetap kritis dalam menyikapi hasil survei.“Masyarakat harus menggunakan akal sehatnya untuk menilai hasil survei,” kata Arif. (*)

× Contact Us