HALLO.ID – Trust Indonesia menyebut isu dan narasi boikotproduk Israel sangat penting bagi pemilih muslim di Indonesia. Direktur Eksekutif Trust Indonesia, Azhari Ardinal beralasan mayoritas pemilih muslim di Indonesia memang menaruh perhatian atau berpihak kepada Palestina.

“Isu boikot produk Israel ini tentu sangat penting bagi pemilih muslim Indonesia. Terutama bagi mereka yang memiliki fanatisme kuat terhadap Palestina,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (20/11) sore.

Karena itu, menurut Azhari, siapapun capres yang membangun narasi atas keberpihakan kepada Palestina, tentu akan potensial meraup suara pemilih pada segmentasi ini. Termasuk diantaranya dengan mendukung aksi pemboikotan produk-produk Pasalnya, para pemilih tadi memang menaruh harapan kepada pasangan Capres-Cawapres untuk menyelesaikan konflik kemanusiaan di Palestina.

“Pemilih muslim akan memperhatikan sikap para Capres/Cawapres terhadap aksi boikot produk Israel yang dilakukan kali ini. Mereka punya harapan besar atas penyelesaian kejahatan Israel di Palestina,” ujarnya.

Seperti diketahui, baru pasangan Capres-Cawapres Anies-Muhaimin yang menyampaikan pandangannya secara terbuka terkait boikot produk Israel. Cawapres Muhaimin Iskandar menegaskan dukungannya atas aksi boikot produk Israel lantaran dapat menjadi bentuk tekanan untuk menghentikan konflik Palestina dengan Israel. Gus Muhaimin pun berharap Israel bisa memperhatikan tekanan-tekanan yang dilakukan melalui pemboikotan ini.

“Setidak-tidaknya yang populer terkait aksi boikot produk Israel belakangan ini adalah pasangan Anies-Muhaimin. Muhaimin Iskandar berhasil mencuri perhatian pemilih Islam dengan menyatakan dukungan tersebut secara terbuka,” jelas dia.

Merujuk hasil survei yang dilakukan Trust Indonesia pada Februari lalu, Azhari pun mengingatkan preferensi pemilih Muslim terhadap figur Anies Baswedan. Menurut Azhari, keberpihakan atas isu boikot produk Israel ini akan menambah tren suara pemilih Islam kepada pasangan Anies-Muhaimin. Berdasarkan hasil survei Trust Indonesia, sebanyak 25,9 persen pemilih muslim memilih Anies Baswedan. Sementara, sebesar 23,4 persen pemilih muslim cenderung memilih Ganjar Pranowo, dan sekitar 18,7 persen memilih Prabowo Subianto.

“Isu boikot Produk Israel tentu akan mendorong peralihan suara pemilih Islam di antara ketiga Capres tadi. Siapapun yang tidak atau enggan mengusung isu boikot ini akan mendapatkan reaksi dan sentimen negatif dari pemilih muslim,” tuturnya.***

Editor: Muhammad Irwan

× Contact Us