HERALD.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyuguhkan beragam menu masakan saat santap siang bersama tiga orang bakal calon presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Mulai dari soto lamongan, telur asing hingga es laksamana mengamuk.

Hal itu diungkap Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dalam keterangan tertulis kepada media di Jakarta, Senin, 30 Oktober 2023. Makan siang itu dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung di sebuah meja bundar.

Presiden Joko Widodo duduk bersama tiga bacapres. Jokowi diapit Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Sedangkan di depannya, duduk Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Trust Indonesia Research Consulting, Azhari Ardinal mengatakan, seperti Obama, Jokowi juga memiliki politik meja makan.

“Pak Jokowi punya politik meja makan. Seperti di Amerika, Obama dulu mengundang tokoh politik untuk makan pizza bersama di gedung putih,” terangnya.

Azhari mengatakan, politik meja makan Pak Jokowi mungkin untuk meredam isu-isu impeachment. Baca juga: Lagi Heboh, Video Baliho Ganjar-Mahfud di Dekat Lokasi Kunjungan Jokowi di Bali Diturunkan, Bendera PDIP Juga

“Ini seakan-akan bahwa Pak Jokowi ingin menyampaikan bahwa dia bukan hanya sekadar presiden tapi king maker dalam politik,” ungkapnya.

Artinya kata Azhari, Jokowi ingin menyampaikan sebuah harapan mungkin kepada partai. “Kan setiap pasangan capres punya partai pengusung,” ujarnya. “Artinya, setiap partai politik yang mendukung calon presiden tentu menginginkan konstelasi yang terus bisa berjalan. Sampai pada salah satu dari mereka mungkin jadi presiden,” imbuhnya.

Jokowi kata Azhari, memberi pesan, tolong bangun kondusivitas terhadap proses tersebut. Sehingga, mungkin dengan cara mengundang di meja makan pesan itu bisa sampai dan sesuai dengan harapan presiden Jokowi sendiri.

× Contact Us