HERALD.ID, JAKARTA—Berduet dengan Ketua Umum (Ketum) Partai dan Kepala Daerah lebih efektif dalam meraup suara pemilih di pilpres 2024.

Hal itu ditegaskan Direktur Eksekutif Trust Indonesia, Azhari Ardinal. Menurutnya, duet kedua posisi subjek tersebut mampu meraup suara karena kondisi basis massa yang sudah dimilikinya.

“Secara umum, Ketua Umum Partai dan Kepala Daerah adalah figur yang secara riil memiliki basis massa. Kombinasi keduanya tentu jauh lebih potensial mendatangkan dukungan pemilih ketimbang posisi lainnya,” kata Azhari dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (12/9) siang.

Sementara untuk Menteri yang berkompetisi sebagai Capres-Cawapres, mereka kata mantan aktivis pekerja itu membutuhkan upaya yang lebih besar untuk mengumpulkan suara. Itu karena ketiadaan basis massa.

Makanya, bagi Azhari, figur Menteri yang berniat jadi Capres-Cawapres harus menyiapkan waktu yang lebih banyak untuk berkeliling dan mendatangi basis-basis massa.

“Karena itu, wajar bagi kami, bila sosok Menteri yang ingin jadi Capres-Cawapres mulai curi start melakukan kampanye. Mereka butuh effort yang lebih besar ketimbang Ketum Partai dan Kepala Daerah untuk mengumpulkan suara. Mereka akan lebih sering turun kampanye,” jelasnya.

Kendati begitu, Trust Indonesia tetap mengingatkan duet Kepala Daerah–Ketum Partai untuk tetap menjaga basis suara yang dimiliki. Pasalnya, Pilpres seringkali menjadi medan pertarungan gagasan ketimbang sekadar urusan persoalan loyalitas belaka.

Azhari pun mengingatkan kondisi Pilpres 2004 yang secara umum menegaskan sikap pemilih yang mengabaikan faktor loyalitas terhadap ideologi, dan cenderung memilih Capres-Cawapres yang menawarkan gagasan paling rasional.

“Terbukti pada pilpres 20 tahun lalu, pasangan Mega-Hasyim kalah melawan pasangan SBY-JK yang notabenenya pasangan baru. Selain karena SBY-JK merupakan Ketum Partai, alasan lainnya adalah soal gagasan pembangunan yang ditawarkannya kepada masyarakat dianggap jauh lebih baik dan lebih rasional ketimbang figur lainnya,” tutur Azhari.

× Contact Us